BAPTISAN ROH KUDUS.

BEBERAPA KATA YG DIKAITKAN DGN ROH KUDUS:

  • BAPTIS = BAPTIZO = BASAH SELURUHNYA / DICELUP / DIBASUH / DILINGKUPI SEPENUHNYA OLEH ROH KUDUS. Merupakan istilah yg digunakan pada saat orang percaya menerima kepenuhan / urapan Roh Kudus pertama kali sesuai janji Tuhan Yesus, karena Yesus-lah Sang pembaptis Roh Kudus. (*Istilah ini hanya ada di PB).
  • DIPENUHI = PLETHO = DIISI / DIPENGARUHI / DILENGKAPI DENGAN KEMAMPUAN ROH KUDUS.
  • MENGURAPI = CHRIO = MENGOLESI / MEMBASUH SEBAGAI TANDA UTK SUATU TUGAS / MEMBERIKAN KARUNIA / KEMAMPUAN SUPRA NATURAL DARI ROH KUDUS.

BEBERAPA PENGERTIAN DASAR & PENTING TENTANG BAPTISAN, KEPENUHAN & URAPAN ROH KUDUS:

· Baptisan Roh Kudus merupakan cara & jalan Tuhan untuk memberikan/melengkapi orang percaya dengan karunia-Nya (charisma), yaitu kemampuan roh (dunamis)/ supranatural untuk melayani Tuhan. Kis.1:8; 3:12; 4:33; 10:38.

· Menerima baptisan Roh Kudus adalah suatu kejadian & pengalaman yg berbeda dengan menerima Roh Kudus di dalam hati pada saat orang percaya & menerima Yesus sebagai Tuhan & Juruselamat, yg merupakan proses instan dari kelahiran baru roh & pemeteraiannya oleh Roh Kudus. Yoh.3:6; Rom.8:9-11,15,16; Ef.1:13; 2Kor.1:22. (*Lihat juga pelajaran “Kelahiran Baru”).

· Baptisan Roh Kudus tersedia bagi semua orang percaya setelah kenaikan Tuhan Yesus & hari kepenuhan Roh Kudus yg pertama, karena kepenuhan Roh Kudus merupakan firman & janji Tuhan untuk setiap orang yg percaya kepada-Nya. Walaupun kepenuhan & urapan Roh Kudus bisa terjadi kepada orang-orang tertentu yg dipakai Tuhan sebelum kenaikan Yesus. Yoh.7:38,39; 14:16; Luk.11:13. (*Karena setelah Yesus naik ke sorga, tugas Yesus di dunia harus diteruskan oleh semua orang percaya. Sehingga sejak Yesus naik, Bapa harus memberikan kemampuan dari Roh Kudus yg sebelumnya ada pada Yesus saat bertugas, kepada semua orang percaya yg menerima tugas-Nya)

ü Sebagaimana cara orang menerima keselamatan hanya dengan iman kepada firman-Nya, demikian pula baptisan Roh Kudus hanya dapat diterima dengan percaya bahwa hal itu ada & Tuhan telah menyediakan-Nya untuk semua orang percaya, kemudian kita meminta kepada Bapa dalam nama Yesus dengan iman karena Tuhan telah memberikannya, lalu harus segera bertindak untuk berlatih menggunakannya dengan mengerti ke butuhan & tujuannya untuk melayani serta melakukan Amanat Agung-Nya. Luk.11:13; Mrk.16:15-19; Yoh.7:39; Kis.1:8,9; 1Kor.12:13. (*Jangan jemu berlatih untuk menggunakan karunia yg kita miliki & jangan takut gagal/ salah dalam berlatih)

ü Barangsiapa telah menerima baptisan Roh Kudus pasti memiliki karunia/ kemampuan roh (supranatural) untuk melengkapi pelayanan pemberitaan Injil & pembangunan iman orang percaya. Sehingga harus terus digunakan agar karunia tsb. dapat berfungsi & bermanfaat. Dan jangan sampai karunia itu hanya menjadi pameran bahasa lidah dengan bunyi yg tidak berarti bagi orang lain di hadapan jemaat. Mrk.16:15-19; Kis.1:8; 1Kor.12:7; 1Kor.14:9-12, 16-19, 23, 26-28, 32, 33, 37-40.

ü Roh Kudus sebagai meterai & karunia roh yg Bapa telah berikan tidak akan Ia ambil kembali/ hilang. Sebab sejak penebusan dosa di Kayu Salib Ia tetap selalu setia walaupun milik-Nya tidak setia, karena Ia tidak dapat menyangkali diri-Nya yg telah tersalib bagi semua milik-Nya, terkecuali mereka menyangkali-Nya/ murtad. Tetapi karunia roh dari Roh Kudus hanya dapat berfungsi jika kita melakukan tugas-tugas-Nya dengan iman, dan kemampuan/ karunia roh dari Roh Kudus dapat diminimalkan & dimaksimalkan kinerjanya oleh orang percaya. Tetapi Tuhan/ Roh Kudus akan selalu tetap sama & tidak berubah dalam memberikan kemampuan/ karunia-Nya kepada yg percaya. Bil.23:19; 1Sam.15:29; Rom.3:3,4; 1Kor.6:17,19,20; 2Tim.2:13; Yak.1:17; 1Yoh1:10; Ibr.10:10,14; Yoh.10:28,29. (*Berarti Roh Kudus selalu hadir & terus stabil tidak datang & pergi, naik & turun, kuat & lemah. Walaupun Ia memilik perasaan tetapi Ia berkarakter & berkualitas Tuhan yg dapat menguasai perasaan-Nya untuk tetap konsisten dengan firman & janji-Nya serta tidak plin-plan seperti manusia & Ia selalu pasti sesuai firman Tuhan. Sehingga manusialah yg harus mengendalikan kemampuan yg diberikan-Nya sesuai tujuan-Nya & keberadaan jiwanya yg kondisional serta sangat tergantung dengan tubuhnya yg lemah/ terbatas).

ü Pada Perjanjian Lama/ sebelum penebusan dosa oleh Tuhan Yesus, roh manusia belum bisa lahir baru. Sehingga urapan/ kepenuhan Roh Kudus dapat datang & pergi sesuai ketaatan manusia, dan Roh Kudus hanya mengurapi orang-orang tertentu saja sesuai dengan tujuan Tuhan & tugas yg dipercayakan-Nya. Bil.11:17; Maz.51:13; 1Sam.16:14. (*Penebusan dosa manusia seutuhnya & tuntas sempurna hanya dapat dilakukan oleh manusia yg tidak berdosa, karena dosa manusia awalnya hanya dapat terjadi & dilakukan oleh seorang manusia tidak berdosa. Tuhan memang maha-adil & konsisten dengan aturan & hukum-Nya. Sehingga sebenarnya tidak ada manusia yg dapat dikatakan berdosa jika ia telah berdosa? Sebab semuanya telah berdosa karena dosa hanya bisa terjadi oleh pelanggaran manusia pertama yg sebelumnya tidak berdosa!)

ü Setelah Yesus naik ke sorga, semua orang percaya dapat memiliki urapan Roh Kudus yg telah Ia berikan & sediakan. Dan setiap orang percaya dapat memiliki lebih dari satu jenis karunia roh, tetapi setiap orang harus dapat menggunakannya semaksimal mungkin karunia yg tepat baginya dan yg sesuai dengan talent/ bakat & kemampuan naturalnya yg paling dominan & kesempatan yg telah diberikan & dipercayakan Tuhan kepadanya. Dan tidak ada orang yg dapat memiliki karunia roh yg tidak terbatas, selain Tuhan Yesus yg memang tidak memiliki/ tidak ada batasan kemampuan & kuasa-Nya sebagai Tuhan maha-kuasa. Sebab setiap orang percaya adalah bagian dari yg lainnya untuk saling melengkapi & melayani dengan masing-masing karunia & talenta mereka sebagai kesatuan tubuh Kristus yg berkuasa & berkemampuan sempurna. Yoh.3:34; Rom.12:3-6a; 1Kor.12:11-14; 22-27; Ef.1:22,23. (*Roh Kudus adalah Roh Tuhan, sehingga kemampuan-Nya tidak akan terbatas. Tetapi kemampuan manusia yg telah lahir baru sangat terbatas, terutama pada tubuhnya yg masih dapat berdosa/ tidak sempurna & kemampuan jiwanya yg tidak stabil & tidak konsisten untuk mengikuti kehendak rohnya yg telah sempurna. Bahkan jiwanya lebih cenderung patuh kepada tubuhnya yg terlatih/ terbiasa oleh dosa & sensitive terhadap materi & lingkungan nyata/ natural & duniawi. Sehingga tidak mungkin manusia baru dapat menampung & menggunakan seluruh kemampuan Roh Kudus yg tidak terbatas. Terkecuali seluruh orang percaya yg telah lahir baru & telah dipenuh dengan Roh Kudus mau & bersatu menjadi satu kesatuan sebagai tubuh Kristus yg terdiri dari bermacam-macam kemampuan Roh Kudus. Yg menjadikan kepenuhan kemampuan yg sempurna & tidak terbatas itu nyata pada tubuh Kristus/ komunitas orang percaya. Ef.1:18-23)

ü Tuhan Yesus-lah yg pertama kali menerima baptisan Roh Kudus, walaupun Ia adalah Firman yg dilahirkan sebagai Manusia oleh Roh Kudus melalui sorang perawan yg diurapi Roh Kudus bernama Maria. Yoh.1:31-33; 1:1,2,14; Luk.1:30-35; Mat.1:20. (*Yehova adalah Tuhan yg beraturan & teratur serta konsisten terhadap perkataan & hukum-Nya. Sehingga Ia tidak akan memberikan kuasa-Nya & kemampuan-Nya kepada Anak-Nya untuk menjalankan tugas-Nya, sebelum tiba & tepat menurut waktu-Nya. Dari bayi sampai dewasa & sebelum dibaptis, Yesus tidak mengerjakan tugas Bapa-Nya tetapi berusaha mengenal Bapa-Nya dalam firman. Dan Alkitab menulis Ia bertumbuh sebagaimana Anak manusia yg normal, hanya saja pada umur kira-kira 12 tahun hikmat-Nya tentang kitab suci lebih dari pada para guru agama S3 Yahudi, walaupun tertulis hikmat-Nya bertambah-tambah sejalan dengan pertumbuhan jiwa-Nya & tubuh-Nya serta ketekunan-Nya dalam mempelajari kitab suci. Dengan kata lain, pertumbuhan hikmat-Nya dengan cara yg normal, tetapi mungkin saja IQ & intelektual-Nya di atas rata/ tinggi karena Ia bertumbuh tanpa dosa & tekun mempelajari kitab suci. Luk.2:40-52)

ü Yohanes pembaptis telah dipenuhi Roh Kudus sejak dari kandungan (bukan dibaptis Roh Kudus Luk.1:15,41), karena ia ditugaskan untuk membaptis Anak Manusia yg bernama Yesus untuk menerima pengakuan sebagai Anak Tuhan melalui baptisan air = tanda & proklamasi menerima kuasa/exousia Tuhan sepenuhnya & menerima baptisan Roh Kudus = tanda & proklamasi menerima kemampuan/ dunamis Tuhan yg tak terbatas. Luk.1:76; Yoh.1:23,28; Mat.3:15,16. (*Lihat pelajaran Baptisan)

ü Karena Yesus adalah dilahirkan sebagai Anak manusia keturunan perempuan dengan 100% keberadaan manusia dengan tubuh-Nya yg lemah/ tanpa kemampuan supranatural Tuhan tetapi tanpa dosa. Sehingga Yesus perlu dibaptis Roh Kudus untuk memberikan kemampuan Tuhan kepada-Nya bersama kuasa yg Ia terima dalam baptisan air untuk manjalankan tugas Bapa-Nya di dunia. Luk.2:40,52; Rom.1:3; Fil.2:7,8; Ibr.4:15. (*Seluruh orang-orang yg dipakai Tuhan sebagai hamba/ utusan-Nya harus diurapi/ dilengkapi Roh Kudus untuk melakukan tanda-tanda & kemampuan supranatural).

ü Menurut firman semua orang percaya adalah anak-anak Tuhan, imam-imam & raja-raja yg memiliki tugas untuk melayani dengan menyaksikan, memberitakan, mengajarkan Injil kabar baik. Sehingga sebagaimana Yesus & seluruh pelayan Tuhan di perjanjian lama serta orang-orang percaya pada gereja mula-mula mereka semua diurapi, dibaptis & dipenuhi Roh Kudus, maka kitapun perlu baptisan & urapan Roh Kudus yg dijanjikan-Nya, agar memiliki kemampuan roh/ supranatural dalam menjalankan misi Bapa kita. Mar.16:15-18; Luk.11:5-11; Yoh.7:38,39; 14:16,17,26; 15:26,27; 16:7-9,12-15; 20:21,22. (*Baptisan Roh & karunia roh bukanlah persyaratan mutlak untuk melayani Tuhan, tetapi diperlukan untuk memberikan & mengerjakan tanda-tanda supranatural & mujizat yg dapat membuat orang menjadi percaya)

ü Tanda-tanda pada saat orang menerima baptisan & kepenuhan Roh Kudus adalah seluruh jenis karunia/ kemampuan roh yg dikerjakan oleh Roh Kudus dalam tanda/ penyataan/ manifestasi supranatural al.; burung merpati (Mat.3:16), lidah api (Kis.2:3), bahasa lidah (Kis.2:4; 10:46; 19:6), nubuatan (Luk.1:41,67; Kis.2:18; 19:6; 21:9; Rom.12:6), penglihatan & mimpi (Luk.2:26; Kis.2:17), perkataan hikmat & pengetahuan (Luk.12:12; Kis.6:10; 1Kor.12:8), mujizat-mujizat, mengusir setan (Kis.5:16; 8:7), dan seluruh perbuatan baik & benar yg dilakukan berdasarkan inisiatif Roh Kudus & roh manusia dalam memotivasi/ memimpin & menggerakkan jiwa & tubuhnya untuk melakukan/ memanifestasikan perbuatan-perbuatan baik & benar serta nyata dalam pelayanan dengan menggunakan urapan/ kemampuan supranatural (bukan berdasarkan inisiatif intelektual manusia & bukan dengan kemampuan fisik/ natural saja). Rom.12; 1Kor.12:4-7,11,13; Fil.2:13; Rom.14:17. (*Tetapi tanda & manifestasi yg paling mudah & umum terlihat adalah berbahasa lidah)

ü Perlu diketahui bahwa mereka yg telah dibaptis Roh Kudus & telah memiliki karunia roh, mereka tidak lebih rohani & lebih baik atau Tuhan lebih sayang dari pada mereka yg belum! Bahkan mereka tidak kebal terhadap masalah & kesalahan/ dosa, karena Tuhan/ Roh Kudus tidak pernah & akan mengambil kehendak bebas/ free will mereka.

DIMETERAIKAN ROH KUDUS SAAT LAHIR BARU.

· Kata “dimeteraikan” dalam versi King James Bible (KJV) menggunakan kata “sealed” yg diambil dari bahasa Grika “sphragizo” yg berarti; diberi tanda khusus & autentik yg memiliki otoritas/ kuasa & kemampuan untuk mengesahkan, melindungi & memelihara serta menjamin keberadaan yg dimeteraikan. Meterai ini adalah Roh Kudus yg diberikan kepada setiap orang yg percaya kepada Yesus sebagai Tuhannya melalui berita Injil, pada saat mereka percaya. Sehingga mereka telah dijamin & terjamin menjadi milik & anak-anak Tuhan dengan segala konsekuensinya sesuai firman-Nya. 1Kor.6:19; Ef.1:13,14; 2Kor.1:22.

· Kata “dilahirkan kembali” terdiri dari dua suku kata yaitu; “dilahirkan” dalam bahasa Grikanya “gennao” berarti “proses regenerasi / proses kelahiran”, dan “kembali” = “anothen” berarti “dari atas/ tempat tinggi”. Sehingga arti “dilahirkan kembali” merupakan kelahiran rohani/ roh yg dilahirkan dari atas/ sorga oleh Tuhan yg adalah Roh, seperti yg dijelaskan Yesus kepada Nikodemus; “….yg dilahirkan Roh adalah roh”. Yoh.3:6,7. Kata “anothen/ dari atas” digunakan juga pada Yak.1:17.

· Dengan demikian kelahiran baru/ kembali manusia merupakan proses yg rohani/ supranatural yg terjadi pada waktu orang percaya Yesus sebagai Tuhan & Juruselamatnya. Dan pada waktu yg sama terjadi pemeteraian oleh Roh Kudus yg melahirkan roh yg baru tersebut, yakni dengan seketika itu juga Ia memberikan tanda kepemilikan & jaminanTuhan yaitu Roh Kudus pada roh itu. sehingga roh orang percaya yg telah lahir kembali tidak dapat berdosa lagi & telah sempurna. 1Yoh.5:18; Titus.3:5. (*Lihat pelajaran Kelahiran Baru).

MENGAPA KITA PERLU BAPTISAN ROH KUDUS?

· Setelah orang percaya kepada Tuhan Yesus & lahir baru, maka mereka telah menerima Roh Kudus dalam hatinya & dimeteraikan oleh Roh Kudus sebagai manusia baru yang memilik kuasa dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Tetapi mereka belum memiliki kekuatan & kemampuan supranatural yg dapat terlihat selalu aktif & nyata bekerja pada waktu mereka menggunakan kuasa-Nya. Sehingga untuk dapat mendemonstrasikan / memanifestasikan hal-hal yg supranatural yg akan membuat pelayanan mereka lebih efektif sebagai terang & garam dunia, maka orang percaya perlu dibaptis Roh Kudus & menggunakan semua karunia roh yg tersedia. 1Kor.6:17,19,20; 2Kor.1:22; Rom.8:9-11,14-16; Yoh.3:5,6; 1Pet.1:23.

· Seperti Tuhan Yesus, murid-murid & jemaat gereja mula-mula, maka orang percayapun perlu dibaptis Roh Kudus untuk dilengkapi dengan kemampuan supranatural/ karunia roh yg aktif & demonstrative untuk melayani Tuhan sesuai firman-Nya dengan perbuatan-perbuatan yg diluar kemampuan naturalnya, yakni dengan muijzat-Nya . Yoh.16:8-15; Kis.1:4,5,8; 2:17,18; 6:3,5,8,10; Rom.15:18,19; 1Kor.2:6-16; 1Yoh.2:20,27.

· Kelahiran baru menghasilkan roh yg telah diperbaharui hubungannya dengan Roh Tuhan, sehingga roh orang percaya telah menyatu dengan Roh-Nya sempurna. Tetapi jiwa masih & selalu akan dapat dipengaruhi & terpengaruh oleh lingkungan melalui tubuh yg lemah & memiliki keinginan & perasaan dosa. Sehingga orang percaya memerlukan penolong/ Roh Kudus yg selalu ada & mampu memberikan kekuatan supranatural yg nyata & efektif kepada jiwa untuk melatih & menguasai tubuh dalam mempertahan iman & mengerjakan tugas-Nya s/d kita selesai. 1Kor.6:17; Mar.14:38; Gal.5:17; Rom.8:13.

Dengan demikian baptisan Roh Kudus merupakan suatu pengalaman rohani yg berbeda dari kelahiran baru yg dikerjakan oleh Roh Kudus yg sama melalui firman Kristus/ yg diurapi. Tetapi jika dalam kelahiran baru oleh pekerjaan Roh Kudus merupakan suatu keharusan agar manusia dapat diselamatkan & bebas dari dosa & kutukan, maka baptisan Roh Kudus sama dengan baptisan air kedua-duanya tidak akan menentukan & dapat berpengaruh kepada keselamatan & penebusan dosa manusia yg telah terjadi pada waktu ia percaya & lahir baru!

Tetapi baptisan Roh Kudus merupakan sesuatu yg sangat penting & perlu dimiliki oleh setiap orang percaya untuk bertumbuh & melayani sesama dalam tubuh Kristus. Karena ini merupakan kemampuan roh yg luare biasa yg sangat efektif & dibutuhkan dalam tubuh Kristus.

About this entry

Poskan Komentar

 

About me | Author Contact | Powered By holy of christ | © Copyright  2008